Disini, Saat Ini

Ya Rabbi, yang Terkasih…
Disini, saat ini, kasih dan kerinduan dari hati kami, seutuhnya untuk-Mu

Ya Rabbi, yang Terkasih…
Disini, saat ini, kasih dan kerinduan dari hati kami, seutuhnya untuk-Mu

Ya Rabbi, yang Terkasih…
Disini, saat ini, kasih dan kerinduan dari hati kami, seutuhnya untuk-Mu

Biarlah kami dapat memberikan kasih kami kepada-Mu, seutuhnya, selamanya, tanpa batasan…

~ oleh 1heart4love di/pada Februari 5, 2008.

4 Tanggapan to “Disini, Saat Ini”

  1. Bagaimana menurutmu perbandingan di hati kita antara keyakinan akan rahmat Allah dan takut akan siksa/ancamanNya.

  2. Good Question :) , tidak akan ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan ini, karena jawaban yang diberikan lahir dari kadar hatinya dalam mengenal Tuhannya.

    Doa yang terbaik adalah menggunakan asma-Nya, dalam blog ini asma Rahman dan Rahim-Nya lah yang lebih banyak disebut. Tidak bermaksud meniadakan yang lain melainkan karena kelemahan diri yang masih jauh dari tujuan sejati.

    Eniwei, apapun metode yang digunakan, tuntutan hidup seorang muslim tidak lain adalah taslim (berserah diri) seutuhnya kepada-Nya.

  3. duh, kenyo sulistyo endah ing warno. belajar bahasa jawa dari mana?

  4. kenyo yang dimaksud siapa mas?
    saya memang lahir dijawa, jadi tahu bahasa jawa sedikit-sedikit :)

Tinggalkan Balasan